Minggu, 30 Oktober 2011

HEY KAU


Hey kau ... jiwaku
Hey kau ... hatiku
merenung sejenak bisa kan?
dulu dinginnya udara pagi, tidak menghalangi semangatmu untuk bangun
dulu apa pun yang terucap bisa membuat orang lain tersenyum
dulu kau anak hutan

sekarang dinginnya udara pagi, membuatmu terus menggeliat diantara selimut biru
sekarang tanpa kau sadari kau telah menyakiti dia, mereka, kita
sekarang kamu siapa?

Hey kau ...diriku sendiri !!


19 November 2010


- Regrads Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -

8 komentar:

  1. kata-katanya tuh... dalem banget !

    BalasHapus
  2. @ Emelia : eaaaa , heheheh :)

    @ Zihny : makasih :)

    @ Angga : wah berarti keadaan kita sama , hehehe

    @ DIka : sedalam palung laut kah? :o

    BalasHapus
  3. ada pameo yg sering dipakai ustadz : bertanyalah pada hatimu. itu aneh buat sya, karena hati tidak bisa merenung, hati tidak bisa menjwab pertanyaan, hati hanya merasa. perasaan itu labil; bisa benar, bisa salah. hanya akal yg bisa merenungi, ditanya, dan menimbang benar-salah

    BalasHapus
  4. Ini lagi kisah cinta yang kandas ya ?

    BalasHapus
  5. @ Rusydi : wah inspiratif :) makasih ya :)

    @ Andy : hahhaha, kok bisa tahu sih -_-,

    BalasHapus

what do u think, say it !