Senin, 05 November 2012

LOOKING AROUND #1

Suara bass dari pengeras di sudut atap terdengar begitu nyaring. Derap-derap langkah kaki terdengar. Ada yang berteriak memanggil kerabatnya yang sedang melamun. Ada yang mematung melihat jam dinding, berharap waktu cepat berlalu.

Antrian panjang memenuhi selasar ruangan. Wajah-wajah berpeluh dengan berbagai ekspresi sigap menunggu. Decit kursi besi membawa nafas kelegaan. Sedikit lagi jarak menuju loket.

Anak-anak kecil tampak bermain riang, tidak peduli suasana yang ramai dan pengap. Ada senyum yang membuncah, decak kejengkelan, serta bibir yang terkatup rapat.

Sepasang muda dan mudi tampak duduk berdempetan seakan disesaki ruang yang sebenarnya lengang. Pemuda tanpa malu-malu menghapus peluh pasangannya, menunjukan kepedulian.

BUMMM !

Sebuah paket terjatuh mencium tegel. Seorang kakek terlihat kikuk membenarkan posisinya. Ada tangan yang mendarat menolong, ada pula yang beristigfar, dan tak sedikit yang hanya melihat.

Jarum jam bergeser sekali lagi. Aku masih menunggu di sudut ruangan, memperhatikan suasana stasiun dan rupa-rupa manusia.

stasiun kiara condong, nungguin Erwin beli tiket




- Regards Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -
Read More..

Minggu, 04 November 2012

YANG AKU BAYANGKAN



Aku ingat suatu ketika kau bertanya padaku, apa yang akan aku lakukan ketika semua rencanaku terwujud dan kau siap meraih tanganku? Mungkin dulu aku hanya menjawabnya secara klise "hidup bersamamu sudah cukup"

Tapi kini aku membayangkan sesuatu yang lain. Aku ingin hidup luar biasa bersamamu. Membina sebuah keluarga dengan rumah kecil sederhana yang di dalamnya akan hidup sepasang malaikat kecil yang lucu. Rumah kita akan dipenuhi oleh buku-buku yang kau dan aku sukai. Kita akan membuka sebuah perpustakaan kecil. Dipenghujung minggu, kau akan menemaniku membacakan cerita tentang kehidupan, melukis tawa dan canda untuk semua malaikat kecil yang singgah di perpustakaan mini ini. Kau akan tertawa lebar, ya khas tawamu, seraya menggoreskan pensil kecil yang selalu kau bawa. Aku akan memandangmu dengan takjub karena aku selalu kagum pada goresan pensilmu yang menurutku jauh lebih indah dari apa yang aku lakukan.

Setiap shubuh merengkuh, kita akan bersujud mensyukuri kehidupan yang telah diberi. Tersenyum satu sama lain mengawali pagi. Aku akan menyiapkan hidangan yang kau suka sejak dulu, segelas teh hangat dengan roti selai cokelat. Kau akan tersenyum dari ruang tengah sembari membantuku mengurus dua malaikat kecil kita. Dengan penuh kasih dan wibawa, kau menuntun kami semua berterimakasih pada Sang Pencipta atas segala yang telah diberi. Kau akan meninggalkan rumah dengan senyuman hangat dan lambaian tangan yang akan ku rindukan.

Jika matahari telah setinggi kepalaku. Kau akan pulang setelah menjemput dua malaikat kecil kita. Beristirahat sejenak dari kepenatan kerja. Aku akan menyiapkan buah-buahan segar serta makan siang yang selalu kau inginkan. Eits, tapi sebelum itu kita harus bersyukur sekali lagi atas ini semua, bersujud kepada Sang Pencipta.

Ketika malam menjelang, kita akan bermunajat kepada Sang Pencipta sekali lagi sebelum terlelap mengistirahatkan jiwa dan raga yang telah lelah. Kau masih setia di sampingku tersenyum penuh ikhlas, senyuman yang selalu sama sejak dulu.

Ya, aku ingin hidup luar biasa bersamamu karena bertemu denganmu sungguh luar biasa. Aku tahu arti bersyukur dan cinta pada kesabaran.

Ya, aku ingin hidup luar biasa bersamamu karena itu aku masih setia menunggumu hingga saat ini, yang namanya tercatat di sana.



- Regards Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -
Read More..

Sabtu, 03 November 2012

LITTLE SUN



Tolong, jangan paksa matahari kecil ini menjadi sang rembulan
Tolong, jangan paksa matahari kecil ini memasuki dunia malam
Tolong, jangan paksa matahari kecil ini menjadi bagian kehidupan yang kamu inginkan

Matahari kecil ini punya dunia sendiri
Matahari kecil ini ingin bebas tersenyum

Pikirmu, ini demi kebaikan
Pikirmu, ini demi masa depan matahari kecil
Pikirmu, semua hanya pikiranmu
Pernahkah kau bertanya apa yang matahari kecil inginkan?

Matahari kecil ini ingin mencoba pengalaman yang baru
Matahari kecil ini ingin bebas tersenyum

Let it be....
Iie, moo ichido ...yamette kudasai
Aruki hajimeta daijoubu da yo

21 Desember 2010 



- Regards Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -
Read More..