Tampilkan postingan dengan label GIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GIF. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juli 2012

JANGAN CURI BUDAYA KAMI

Dilahirkan dan dibesarkan di Serui (Papua) yang memiliki beragam penduduk dari berbagai suku di Indonesia membuat saya jadi mengerti betapa kayanya Indonesia. Berbagai suku di Indonesia memiliki ciri mereka yang unik dan keren :D Mungkin itu adalah salah satu faktor yang menjadi daya tarik penduduk asing untuk berkunjung ke Indonesia. Rasanya menyenangkan kalau penduduk asing datang ke Indonesia dan melihat sendiri betapa kayanya budaya Indonesia serta mempelajarinya :-)

Untuk itu, sebagai warga negara yang baik dan calon penerus bangsa yang budiman *ehem* sudah seharusnya kita menjaga budaya yang ada di Indonesia dengan baik. Melestarikannya dan bangga terhadap budaya itu sendiri agar tidak dicuri oleh bangsa lain. Kita boleh berteriak " JANGAN CURI BUDAYA KAMI" tapi kita juga harus sadar, apakah selama ini kita menjaga budaya tersebut? Atau apakah kita baru sadar akan hal itu hanya ketika budaya kita mau dicuri? Tanyakan pada diri sendiri deh kalau masalah itu :-)



- Regards Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -
Read More..

Senin, 18 Juni 2012

AKAI

Terlahir ke dunia dengan wujud yang menggemaskan, berbulu lebat, dan berwarna orange kemerahan tidak membuat semua terlihat indah. Aku dan kembaranku harus berjuang keras melewati hari demi hari di dalam sebuah kardus minuman kaleng yang lembab.

Pernah suatu hari ada seorang anak kecil yang iba melihat kami berdua. Anak kecil itu mengelus tubuhku yang ringkih dan memberikan semangkuk susu. Susu yang pada akhirnya ditolak oleh perutku. Bukan salah kami jika akhirnya kami berdua muntah dan mengotori tubuh anak itu. Tapi Ibunya menganggap itu semua salah kami. Kami ditendang dan dicekik tanpa ampun.

"Apakah itu wujud asli manusia?" Kiiro bertanya padaku dalam jeritan.

Aku tak kuasa menjawab dan berlari, terus berlari  hingga aku kehilangan tenaga lalu pingsan.

Sebuah tusukan ranting membangunkanku. Seonggok daging bau busuk digoyang - goyangkan ke wajahku. Gadis tambun dengan wajah menyebalkan mulai menyerangai dan berteriak - teriak memanggil teman - temannya. Segerombolan manusia berwajah bengis menatapku. Mereka menarik bulu - bulu halus dari tubuhku sehingga aku merasakan nyeri yang tak tertahankan. Tak hanya itu, mereka memaksaku untuk memakan bangkai tikus yang bau sekali.

"Makan ini kucing jelek !!!"

Tak kuasa menerima itu semua, aku mencakar para manusia bengis tersebut satu per satu dan berlari sekali lagi. Di tengah pelarianku, aku tersadar bahwa aku terpisah oleh kembaranku. Aku hanya bisa berharap agar nasibnya lebih baik daripada aku dan kita bisa bertemu suatu saat nanti.

Krucuk krucuk . . .

Perut kecilku meronta, hidung kecilku dengan lihai mengikuti sebuah aroma menggiurkan. Seekor ikan goreng terhidang di atas meja sebuah warung. Tanpa berpikir panjang aku melompat ke meja dan menggigit ikan tersebut. Penjaga warung pun muncul dengan wajah menahan amarah. Dia meneriaki seorang karyawan kurus dan sedetik kemudian mereka menyiramiku dengan air panas.

Aku merangkak menahan sakit. Beberapa orang yang melewatiku hanya menatap sekilas tanpa mencoba menolongku. Oh manusia, kalian egois !!!

Dengan segenap hati, aku membenci semua manusia ini. Mereka menganggap merekalah makhluk paling mulia sehingga mereka bisa memperlakukan kucing kecil sepertiku dengan seenaknya. Aku benci semua manusia ini.

*

Seminggu menahan sakit, mengumpulkan kebencian di dalam hati, dan mengharapkan balas dendam, sebuah cahaya menyinariku. Aku merasakan sebentuk energi aneh mengalir ditubuhku. Semenit berlalu, wujudku berubah menjadi seorang gadis beryukata merah.

Aku telah menjadi youkai.

*

Ketika seseorang berubah menjadi pribadi yang jauh lebih buruk dari sebelumnya, kita tidak dapat menyalahkan orang tersebut. Setiap orang memiliki alasannya sendiri untuk melakukan apa yang dianggapnya harus dilakukan. Dan kita tidak bisa memaksa sudut pandang kita agar sama dengan sudut pandang orang tersebut. Kebenaran hakiki bukan berasal dari kesepakatan satu pihak tetapi beberapa pihak yang terkait. Namun, setiap orang memiliki definisi mereka masing - masing. Masih pantaskah kita men-judge orang lain? Jika tanpa sadar kita turut andil mengubahnya menjadi pribadi yang jauh lebih buruk.

"humans are disgusting and red is the colour of revenge"


- Regards Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -
Read More..

Jumat, 18 Mei 2012

PAPERCHILD INDONESIA GO BLOG




INDONESIA GO BLOG
Mari ngeblog untuk Indonesia yang lebih baik, be positive, do positive, and then get the positive things


PS : Gambar dibuat dengan media kertas, spidol, dan iPit. Maaf kalau tulisannya terlalu cantik :3 sedikit curcol, aslinya tulisan tangan saya itu tegak bersambung, berhubung nulisnya pake spidol dan takut gak kebaca jadilah seperti diatas.

- Regards Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -
Read More..

Kamis, 17 Mei 2012

ON RAINY DAYS



Tangan kurus ringkih itu menghempaskan selimut tebal yang membuat hangat tubuhnya. Suara gemericik air yang turun sejak shubuh membuatnya menghela napas. Matanya nanar menatap rembesan air yang pasrah jatuh diantara kisi - kisi jendela. De ja vu, pemilik tangan ringkih itu seakan menatap siluet masa lalunya. Sebuah masa dimana asa berkembang pesat dan wajahnya terlukis senyum menatap hujan bersama kekasih pujaan. Dia tidak membenci hujan tapi dia takut menatap hujan yang selalu bisa memutar kembali kenangan itu.

Ketika hujan hanya bisa mengingatkan asa yang sudah meluap, apakah aku bisa tersenyum dan menyambutnya lagi ?

Ucapan itu terlontar begitu saja dari bibir tipisnya yang gemetar. Sebuah butiran lembut pun menetes diantara pipi mungilnya. 

On the rainy days you come and find me
Torturing me through the night
When the rain starts to stop, you follow
Slowly, little by little, you will stop as well
 
- on rainy days by beast



- Regards Pipit, menulis dan menggambar karena cinta -
Read More..